Keterangan Gambar : Dokumen Kegiatan
Pada awal Januari 2025 akan ada
pemeringkatan baru untuk Webometric perguruan tinggi di Indonesia. Webometric
adalah pemeringkatan kinerja perguruan tinggi berdasarkan aspek Impact,
Openess, dan Exelence. Intinya penilaian berbasis catatan jejak
digital sebuah PT. Hal ini terkait dengan kinerja publikasi ilmiah, sitasi,
HKI, jurnal, termasuk keterbacaan laman PT secara online. Untuk mengejar hal
itulah, UIN Raden Fatah melakukan gerak cepat dengan melakukan berbagai upaya
peningkatan keterbacaan secara online.
“Tahun 2024 pada penilaian Juni
lalu, kita ada di posisi 12 se Indonesia. Tahun depan kita targetkan bisa
meningkat signifikan, minimal masuk 10 besar. Rektor sudah menginstruksikan
kepada LP2M untuk mengelola ini, makanya sekarang berbagai persiapan kita
lakukan,” ujar Dr. Yenrizal, M.Si selaku Ketua LP2M sekaligus Koordinator Tim
Webometric UIN Raden Fatah.
“Guna meningkatkan peringkat ini
perlu kerjasama dan kolaborasi banyak pihak, terutama seluruh sivitas
akademika, baik dosen, mahasiswa, tendik, bahkan alumni. Sekarang ini karena
semua sudah digital, maka penilaian juga berbasis digital. Oleh karena itu
seberapa banyak tulisan yang dihasilkan dosen, publikasi ilmiah, termasuk media
sosial, semua sangat berpengaruh terhadap peningkatan ini,” ujarnya.
Webometric memang mendasarkan
diri pada rekam jejak digital. Seberapa banyak karya dosen yang dipublikasikan
akan menentukan, termasuk aspek sitasinya, yaitu seberapa banyak publik
mengutip karya itu. Termasuk juga penilaian pada sisi seberapa banyak website
tersebut dibaca oleh masyarakat. Semakin banyak yang membaca maka semakin
tinggi lah penilaiannya.
“Oleh karena itu, kita harapkan
kerjasamanya seluruh unit di UIN Raden Fatah, baik dosen ataupun mahasiswa
untuk berlomba-lomba menaikkan publikasi, sitasi, keterbacaan. Kami akan kawal
itu dan selalu dorong untuk kemajuan UIN Raden Fatah,” ujar mantan WD 1 FISIP
ini.
Sementara itu, Prof Dr. Nyayu
Khodijah, S.Ag., M.Si, selaku Rektor UIN Raden Fatah menyatakan komitmennya
untuk pemeringkatan ini.
“Silahkan lakukan yang terbaik untuk lembaga ini. Kita akan fasilitasi dan dorong selalu. Kepada sivitas akademika, mari kita sama-sama menaikkan nama lembaga kita, yang dalam hal ini digawangi oleh LP2M dan tim,” ujarnya.
