ArabicEnglishIndonesian
No Telp

0711-362244

LP2M dengan LPM Rapat Koordinasi Keselarasan Program Kerja

Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan


By Admin LP2M 16 Sep 2025, 09:36:12 WIB 88 Dibaca 0 Comments

LP2M dengan LPM Rapat Koordinasi Keselarasan Program Kerja

Bertempat di ruang rapat LP2M UIN Raden Fatah (15/09/2025) dilaksanakan rapat koordinasi antara LP2M dengan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Fatah. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua LP2M, Ketua LP2M, para sekretaris dan Kepala Pusat di masing-masing lembaga.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa adakan rapat bareng dengan LPM, dimana kita tahu bahwa di UIN Raden Fatah ini hanya ada 2 lembaga, yaitu LP2M dan LPM. Sangat penting kita bekerjasama dan saling berkoordinasi karena tupoksi masing-masing lembaga saling berkaitan dan saling menunjang,” ujar Dr. Yenrizal, M. Si, selaku Ketua LP2M.

LP2M sendiri memiliki tupoksi pada bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sementara LPM berkaitan dengan aspek penjaminan mutu termasuk juga bidang Pengajaran. Artinya sebaran tiga dharma yang disebut Tri Dharma Pendidikan Tinggi ada pada dua lembaga ini. Oleh sebab itu koordinasi dalam pelaksanaan tugas harus selalu dilakukan.

“Kita tahu bahwa tahun 2028 nanti, UIN Raden Fatah sudah harus melakukan reakreditasi, sekitar 2 tahun lagi. Semua ini harus kita persiapkan dari sekarang, apalagi target UIN adalah unggul di Asia Tenggara tahun 2029. Banyak instrumen akreditasi yang mengalami perubahan, karena itu harus disiapkan dari sekarang. Inilah pentingnya koordinasi ini dilakukan sehingga ada saling mendukung dan menunjang,” jelas Prof. Dr. Arne Huzaimah, selaku Ketua LPM.

Prof Arne juga menjelaskan bahwa penekanan akreditasi di masa datang memiliki penekanan utama pada aspek penelitian dan pengabdian. Aspek yang menonjol adalah implementasi kepakaran dari masing-masing SDM dan memiliki dampak. “Rekognisinya cukup tinggi, memiliki dampak yang besar, karena itu kami mengharapkan LP2M bisa mempersiapkan diri dan mengelola hal ini secara maksimal,” jelasnya.

LP2M sendiri, menurut Yenrizal, sudah mempersiapkan banyak hal, termasuk menyusun dan mengesyahkan Rencana Induk Pengembangan (RIP) baik penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. “RIP kita sudah diarahkan untuk mencapai rekognisi unggul Asia Tenggara. Termasuk juga aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hanya saja memang akan terus kita sesuaikan, karena memang banyak perubahan yang mempengaruhi, termasuk regulasi soal akreditasi. Kita harus antisipasi itu,” jelas Yenrizal.

“Semoga kedepannya keselarasan dan kerjasama yang baik antara LPM dengan LP2M akan terus berjalan. Ini sangat penting karena dua bidang Tri Dharma itu ada di LP2M,”  jelas Prof Arne.

Social Share

Post Comment