Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan
Kolaborasi antara Pusat Studi
Gender dan Anak (PSGA) dengan Kementerian Kesehatan Dewan Mahasiswa UIN Raden
Fatah dalam acara yang bertajuk Talk Show Suara Mahasiswa, Jumat (23/5/2025)
sukses digelar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan UIN Raden Fatah
Kampus Jakabaring dihadiri setidaknya 350 peserta dan mendapat apresiasi tinggi
dari Rektor beserta seluruh hadirin.
“Saya sangat apresiasi acara hari
ini. Luar biasa, antuasiasme mahasiswa juga sangat tinggi. Ini menandakan bahwa
isu-isu seputar gender dan anak, kekerasan seksual, memang krusial dan harus
terus disosialisasikan. Kedepannya, PSGA saya harap fokus pada upaya pencegahan
dengan jalan lakukan sosialisasi terus menerus dengan berbagai cara,” jelas
Prof Dr. Muhammad Adil, MA selaku Rektor UIN Raden Fatah.
Rektor juga menegaskan bahwa
keterlibatan unsur mahasiswa dan seluruh civitas akademika sangat penting,
karena kasus-kasus kekerasan seksual terus terjadi, bahkan juga di lembaga
pendidikan.
“Mudah-mudahan tidak ada kasus
yang terjadi di UIN Raden Fatah, karena itu teruslah bangun kesadaran bersama
dari semua pihak. PSGA diharapkan jadi motor utama yang bisa menggerakkan
semua ini,” tegas Rektor.
Sementara itu, Kapus PSGA, Dr.
Henny Yusalia, M.Hum menjelaskan bahwa acara ini terselenggara memang dalam
rangka upaya sosialisasi ke mahasiswa. “Kita harap mahasiswa tahu dan paham
bahwa ada PSGA yang siap melayani setiap aduan mahasiswa. Kita tidak ingin
terjadi kasus, karena itu langkah preventif kita siapkan. Kita buka pintu
selebar-lebarnya untuk menyampaikan keluhan dan curhatan mahasiswa. Silahkan, speak
up, berani berbicara,” ujarnya.
Dr. Henny juga menegaskan bahwa
selama ini PSGA sudah banyak menerima aduan mahasiswa, dan selalu ditanggapi
dengan pendekatan yang persuasif. Oleh karena itu, adanya kolaborasi dengan
organisasi mahasiswa ini menjadi sesuatu yang sangat positif. “Kita apresiasi
sekali pada Dema, khususnya Kementerian Kesehatan, karena ide mereka luar biasa
dan upaya untuk mensukseskan acara ini juga sangat tinggi. Kita akan selalu
libatkan mahasiswa untuk hal-hal seperti ini,”jelasnya.
Zaidi selaku Menteri Kesehatan
Dema UIN Raden Fatah menyatakan bahwa mereka sangat bersemangat dengan adanya
respon positif dari PSGA UIN Raden Fatah. “Awalnya target kita hanya sekitar
200 mahasiswa, tapi ternyata ini membludak. Tentu kita syukuri sekali,
mudah-mudahan ini akan mendatangkan kebaikan. Terpenting adalah mahasiswa paham
dan peduli dengan pentingnya waspada terhadap segala kekerasan seksual. Harus
waspada dan jangan takut melapor,” tegasnya.
Tampil sebagai narasumber dalam
kegiatan yang berlangsung setengah hari tersebut adalah Fitriani, S.Sos, M.Si
(Kepala Dinas PPPA Sumsel), Dra. Massyuryati (Komisioner Bawaslu Sumsel), dan
Prof Dr Abdul Hadi, M.Ag (Wakil Rektor II UIN Raden Fatah). Masing-masing
narasumber menyatakan apresiasi atas acara yang begitu meriah tersebut.
“Luar biasa, saya sampai
meneteskan air mata melihat semangat adik-adik mahasiswa. Ini patut kita
apresiasi besar. Sosialisasi kesadaran gender ini memang harus terus dilakukan
dan tidak boleh berhenti. Selamat UIN Raden Fatah, semoga bisa menjadi pionir
kesadaran gender dan pencegahan kekerasan seksual. Kita akan selalu support,”
ujarnya.