ArabicEnglishIndonesian
No Telp

0711-362244

Program Bercocok Tanam Sebagai Sarana Kreativitas Anak-Anak Panti Asuhan Oleh Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah
By Admin LP2M 22 Sep 2025, 14:03:01 WIB 74 Dibaca 0 Comments

Program Bercocok Tanam Sebagai Sarana Kreativitas Anak-Anak Panti Asuhan Oleh Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah

Minggu (24/8/2025) Kegiatan dimulai dengan memberikan edukasi singkat mengenai teknik dasar menanam sayuran, mulai dari pemilihan bibit, penanaman, hingga perawatan tanaman. Media tanam yang digunakan berupa polybag dan lahan kecil yang tersedia di halaman belakang panti asuhan. Mahasiswa KKN dan anak-anak panti asuhan bergotong-royong mengisi polybag dengan tanah sebelum diberi bibit sayuran.

Berbagai jenis sayuran ditanam seperti kangkung, cabai, dan tomat. Bibit sayuran tersebut diharapkan dapat tumbuh subur dan nantinya dapat dipanen dan bisa dinikmati bersama oleh seluruh anak-anak dan pengurus panti asuhan.

Anggota kelompok KKN, Nurnayla Syahira menuturkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan edukasi, menumbuhkan keterampilan hidup, rasa tanggung jawab, serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan bagi anak-anak panti asuhan. Program ini sejalan dengan tujuan KKN sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membangun kemandirian.

“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan dapat dirasakan dalam jangka panjang. Tanaman ini bukan hanya penghijauan, tetapi juga simbol kebersamaan antara mahasiswa KKN, pengurus dan anak-anak panti asuhan yang turut bekerjasama dalam terciptanya kegiatan ini” ujarnya.

Keantusiasan anak-anak panti asuhan selama proses pelaksaan program bercocok tanam ini membuat kami selaku mahasiswa KKN turun merasakan kegembiraan karena ditengah keterbatasan mereka untuk mengeksplor, akan tetapi tidak menutup kemungkinan anak-anak panti asuhan dapat berkreativitas. Oni yang merupakan salah satu anak didik  di panti asuhan mengatakan “Kapan tanaman ini akan siap dipanen mbak?” ujarnya. Ibzi pun turut menimpali “Bagaimana cara kami merawatnya? Harus disirami berapa kali dalam sehari?” antusiasnya. Kami program ini sebagai penyegaran terhadap rutinitas kegiatan belajar.

Ketua Yayasan, Bapak Ikhsan mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN. Menurutnya, halaman belakang yang sebelumnya kosong kini bisa dimanfaatkan lebih baik untuk kepentingan bersama.

“Selain menjadi kenang-kenangan, penanaman sayuran ini sangat bermanfaat. Ke depan, hasilnya bisa dinikmati terutama oleh anak-anak panti asuhan.” Katanya.

Bapak Ikhsan berharap dengan adanya kegiatan penanaman bibit pohon buah ini, mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang dapat meninggalkan kesan positif sekaligus mendorong anak-anak panti asuhan untuk terus menjaga lingkungan, meluangkan waktu untuk kegiatan yang lebih bermanfaat ditengah senggangnya waktu. (Nurnayla Syahira)

Post Comment