ArabicEnglishIndonesian
No Telp

0711-362244

Maksimal dengan Konsep Baru, PKM-KKN Mandiri UIN Raden Fatah

Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan


By Admin LP2M 29 Jan 2025, 10:15:37 WIB 530 Dibaca 0 Comments

Maksimal dengan Konsep Baru, PKM-KKN Mandiri UIN Raden Fatah

Sebuah terobosan baru dirancang oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah Palembang, yaitu mengkolaborasikan aktifitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen dengan KKN Mahasiswa. Terhitung 16 Januari 2025, program ini resmi digulirkan. Program ini sengaja dibuat untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam rangka pemberdayaan berbasis pendidikan, sosial, dan ekonomi.


Berdasarkan data dari LP2M UIN Raden Fatah, tercatat pada gelombang pertama ini, 21 dosen dan 301 mahasiswa sudah langsung terlibat. Mereka tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, adanya program ini sangat membantu sekali. Kami para dosen terbantu untuk memaksimalkan program PKM dosen sehingga lebih terukur pada hasil, dan mahasiswa juga sangat antusias. Mereka bisa melaksanakan KKN dengan terarah, dan waktunya juga sangat fleksibel,” ujar Muhtarom, M.Pd.I, dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah. Muhtarom melaksanakan PKM bersama Erik Darmawan, S.IP, MH (dosen FISIP) dan Muhammad Sarip, M.Si (Dosen FSH). 

Para dosen ini melakukan PKM di beberapa tempat yaitu Desa Gasing (Kecamatan Talang Kelapa), Desa Segayam (Kecamatan Gelumbang), dan Kelurahan Gunung Ibul Barat (Prabumulih). Total ada 90 mahasiswa yang terlibat dengan para dosen ini. 

“Untuk pelakanaan di Desa Gasing kami mengusung tema, Pendampingan Program Literasi dan Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Kompetensi Holistik Santri di Pondok Pesantren Inayatullah. Di Segayam, mengambil tema, Pendampingan Program Literasi dan Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kompetensi Holistik Siswa di  KB Harapan Bunda, TK Darma Ibu, SD 19 Gelumbang dan SMP 03 Gelumbang. Sedangkan di kota Prabumulih dilaksanakan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Hasanah Prabumulih yaitu di PAUD Islam Terpadu Al Hasanah, SD Islam Terpadu Al Hasanah, dan SMP Islam Terpadu Al Hasanah,” jelas Muhtarom.   


Dijelaskan juga oleh Muhtarom, M.Pd.I bahwa literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara bijak, terutama di era digital seperti sekarang. 

“Pengabdian masyarakat ini merupakan bukti nyata bahwa UIN Raden Fatah Palembang bersinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat dalam upaya untuk mendukung terciptanya generasi emas Indonesia,” ujar dosen yang mengambil spesifikasi bidang Ilmu Pendidikan Islam, khususnya penguatan literasi digital dan nilai-nilai pendidikan karakter di era modern. 

Secara keseluruhan program ini menitikberatkan pada beberapa tema yaitu, pelatihan Literasi Digital untuk Guru, Workshop Pendidikan Karakter, Pojok Literasi, Kegiatan Kolaborasi Orang Tua dan Anak, serta kegiatan dalam kelas. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Putri Tunggal yang menaungi Sekolah Islam Terpadu Al Hasanah Prabumulih, H.M. Rasyid, S.Ag., MM., menyampaikan apresiasi atas program ini. “Kami merasa terhormat atas perhatian yang diberikan oleh UIN RF melalui program ini. Kami optimis bahwa kegiatan ini dapat menjadi titik awal SIT Al Hasanah untuk menjadi pusat inovasi literasi dan pendidikan karakter di wilayah Prabumulih,” jelas Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih ini dan juga menjadi Anggota DPRD Kota Prabumulih 2024-2029. 


Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah TK IT Al Hasanah, Lusi Elva Diana, S.Pd , Kepala Sekolah SD IT Al Hasanah ibu Iyanah, S.Ag, dan Kepala Sekolah SMP IT, Hj. Rianti, S.Pd., MM.  Menurut mereka pihak sekolah mendukung sepenuhnya keberlanjutan dari program ini dan berharap dapat terus bekerja sama dengan pihak kampus, khususnya dalam menciptakan program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif, agar dampak positifnya dapat lebih terasa di lingkungan sekitar.

Melalui program PKM KKN Mandiri ini, dosen FITK UIN RF Muhtarom, M.Pd.I berharap agar SIT Al Hasanah Prabumulih dapat menjadi model sekolah yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam mengembangkan literasi dan karakter anak di era digital. Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Adanya program PKM-KKN ini kami apresiasi sekali. Dosen bisa maksimal dalam PKM-nya, mahasiswa juga lebih fleksibel. Walaupun ini bersifat mandiri, tetapi sangat membantu karena adanya kolaborasi maksimal dengan mahasiswa. Dosen bisa betul-betul menjadi fasilitator, pembimbing, sekaligus pelaksana program yang terintegrasi dengan aktivitas mahasiswa. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang lebih terarah dan mendalam dalam melaksanakan pengabdian masyarakat, khususnya di lingkungan yang relevan dengan bidang keilmuan mereka,” jelas Muhtarom.

Sementara itu, Ketua LP2M UIN Raden Fatah, Dr. Yenrizal, M.Si berharap kegiatan ini bisa lebih dimaksimalkan di masa datang. “Sengaja kita rancang model ini agar ada kolaborasi maksimal antara dosen dengan mahasiswa. Selain itu, ini pilihan bagi mahasiswa dalam melaksanakan KKN, bahwa tidak mesti ikut yang reguler, ada jenis KKN lainnya dan itu bisa dimanfaatkan. Bahkan kita juga mengembangkan model KKN Rekognisi yang juga sangat fleksibel dan membantu,” ujarnya. (Muhtarom, dosen FITK UIN Raden Fatah)


Post Comment