ArabicEnglishIndonesian
No Telp

0711-362244

Mahasiswa KKN Rekognisi Selenggarakan Seminar Jurnalistik Untuk Meningkatkan Skill Gen-Z dalam Bidang Jurnalistik

Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan


By Admin LP2M 08 Feb 2025, 15:47:49 WIB 340 Dibaca 0 Comments

Mahasiswa KKN Rekognisi Selenggarakan Seminar Jurnalistik Untuk Meningkatkan Skill Gen-Z dalam Bidang Jurnalistik

LP2MUINRF - Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, keterampilan jurnalistik menjadi salah satu hal yang sangat penting, terutama bagi generasi muda yang akrab dengan media sosial dan arus informasi yang cepat. Terkait hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi 2025 UIN Raden Fatah yang bertempat di OPI Raya mengadakan Seminar Jurnalistik bertajuk "Meningkatkan Skill Gen-Z dalam Bidang Jurnalistik".

Seminar ini berlangsung pada dua hari, yaitu 8 dan 15 Februari 2025, di dua lokasi berbeda, yakni Ruang Tahfidz Masjid Al-Muhajirin dan SD Negeri 81 Kota Palembang. Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan literasi dan kepenulisan jurnalistik di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Dalam seminar ini, menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yaitu: Drs. H. Ong Berlian, MM – Sekretaris Masjid Al-Muhajirin, Jufrizal, M.A. – Kepala Program Studi Jurnalistik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, serta Muhammad Mirzan, Ahmad Farid Farsyad, Ridho Pratama, dan Agus Tiarawati – Perwakilan Mahasiswa KKN Rekognisi 2025.

Setiap pemateri membahas berbagai aspek jurnalistik, mulai dari dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita, hingga tantangan dan peluang jurnalistik di era digital.

Seminar ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, seminar ini menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap dunia jurnalistik masih sangat tinggi.

"Saya sangat senang bisa mengikuti seminar ini. Sekarang saya lebih memahami bagaimana cara membuat berita yang akurat dan menarik," ujar salah satu peserta seminar dari Man 1 Kota Palembang.

Selain mendapatkan teori jurnalistik, peserta juga berkesempatan untuk langsung mempraktikkan cara menulis berita dan menyusun laporan jurnalistik yang baik. Para peserta diajak berdiskusi interaktif, di mana mereka diberikan simulasi peliputan berita serta praktik wawancara langsung dengan narasumber. Dengan metode ini, mereka lebih memahami bagaimana menjadi jurnalis yang bertanggung jawab dan profesional.

Dalam sesi diskusi, Jufrizal, M.A. menekankan pentingnya etika jurnalistik dan peran media dalam membangun opini publik yang sehat.

"Jurnalisme bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang membentuk opini yang benar di masyarakat. Oleh karena itu, seorang jurnalis harus selalu berpegang pada prinsip kejujuran, akurasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan," ungkapnya.


Lebih lanjut, Jufrizal juga menjelaskan bahwa di era digital, penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, peran jurnalis yang kompeten dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan untuk meluruskan informasi yang keliru.

Sementara itu, Muhammad Mirzan, Ahmad Farid Farsyad, Ridho Pratama, dan Agus Tiarawati, sebagai perwakilan Mahasiswa KKN Rekognisi 2025, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan keterampilan literasi generasi muda.

"Kami berharap seminar ini bisa memberikan wawasan baru bagi peserta, sekaligus menumbuhkan minat mereka untuk mendalami dunia jurnalistik dengan lebih serius," ujar mereka.

Setelah sesi pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dengan menulis berita berdasarkan simulasi kejadian yang diberikan oleh panitia. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk menyusun laporan jurnalistik dengan menerapkan teknik yang telah dipelajari.

Menariknya, hasil tulisan peserta langsung dievaluasi oleh pemateri, sehingga mereka bisa memahami kesalahan yang perlu diperbaiki serta bagaimana cara meningkatkan kualitas tulisan mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu sesi yang paling diminati peserta karena mereka bisa langsung merasakan pengalaman menjadi seorang jurnalis.

Seminar Jurnalistik ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi awal dari program edukasi yang lebih luas bagi generasi muda. Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan dan turut serta dalam menyebarkan informasi yang benar serta bermanfaat bagi masyarakat.


Mahasiswa KKN Rekognisi 2025 berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukatif lainnya yang mendukung peningkatan keterampilan di berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan literasi digital dan kepenulisan.

Menurut Muhammad Mirzan (Ketua Kelompok KKN Rekognisi), program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

"Kami berharap seminar ini menjadi awal dari banyak kegiatan positif lainnya. Kami ingin terus berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda agar mereka semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan jurnalistik mereka," ujarnya.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan lembaga pendidikan, sangat diperlukan agar program seperti ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan program ini bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan dunia jurnalistik di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Seminar Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Rekognisi 2025 OPI Raya menjadi sebuah langkah konkret dalam meningkatkan literasi jurnalistik di kalangan generasi muda. Dengan menghadirkan pemateri yang berpengalaman, serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk melakukan praktik langsung, seminar ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru yang sangat berguna bagi peserta.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik dan terlibat dalam dunia jurnalistik, serta mampu berkontribusi dalam penyebaran informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Muhammad Mirzan, Ahmad Farid Farsyad, Ridho Pratama, dan Agus Tiarawati. Mahasiswa KKN Rekognisi 2025 OPI Raya) 

Social Share

Post Comment