Iring-iringan bus berukuran sedang itu melaju menyusuri jalanan pedesaan. Tumpukan barang berjejer sepanjang atap bus yang sudah mulai mengelupas di beberapa sisi. Didalamnya, sosok-sosok berseragam jaket biru duduk
Suara kendaraan tua itu menggeram-geram menaiki tanjakan demi tanjakan, dengusnya bagaikan suara kerbau sehabis membajak sawah. Tikungan demi tikungan dilewati, mendaki, menurun, semua dijalani. Tapi jalanan aspal