ArabicEnglishIndonesian
No Telp

0711-362244

Dema UIN Raden Fatah Tegaskan Komitmen Keadilan Gender

Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan


By Admin LP2M 24 Mei 2025, 11:36:10 WIB 177 Dibaca 0 Comments

Dema UIN Raden Fatah Tegaskan Komitmen Keadilan Gender

Kegiatan Talk Show Suara Mahasiswa tentang Kesadaran Gender dan Pencegahan Kekerasan Seksual, kolaborasi antara Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dengan Kementerian Kesehatan Dewan Mahasiswa UIN Raden Fatah, (Jumat, 23/5/2025) melahirkan sebuah komitmen penting tentang keadilan gender dan perlindungan perempuan-anak.

Ilham, Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah membacakan komitmen para mahasiswa untuk selalu menjunjung tinggi kesadaran gender dan perlindungan perempuan dan anak. Pernyataan komitmen tersebut tertuang dalam 4 point utama yang intinya adalah komitmen seluruh mahasiswa UIN Raden Fatah untuk selalu menjunjung tinggi keadilan gender dan tidak mentoleransi adanya kekerasan seksual ataupun perundungan.

“Ini komitmen kami, dan saya percaya mahasiswa UIN Raden Fatah, apapun latar belakang organisasinya, apapun program studinya, siap melaksanakan prinsip dalam keadilan gender, perlindungan perempuan dan anak, dan tidak melakukan perundungan,” tegasnya.

Pendapat tersebut juga diamini oleh Zaidi selaku Menteri Kesehatan Dema UIN Raden Fatah. “Kami dari kementerian kesehatan akan menjadikan hal ini sebagai program utama dan kami akan tunjukkan komitmen tersebut,” ujarnya.

Sementara Rektor UIN Raden Fatah, menyambut gembira penyampaian komitmen tersebut. “Ini luar biasa, kita sambut baik. Kesadaran seperti inilah yang kita harapkan, ide-ide positif ini perlu kita fasilitasi. Mahasiswa harus dilibatkan, dan kita yakin PSGA UIN Raden Fatah sudah melakukan itu,” ujar Prof. Dr. Muhammad Adil, MA.

Apa yang ditegaskan Rektor disambut langsung oleh Kepala PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak), Dr. Henny Yusalia, M.Hum. “Tentu kita akan lakukan. Bahkan sebetulnya kita sudah melakukan itu.  Kita akan terus sosialisasi dan kampanye ke berbagai kalangan. Karena itu komitmen mahasiwa ini sangat penting sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Fitriani, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas PPPA Sumsel selaku narasumber pada kegiatan tersebut mengaku surprise dan terharu dengan ide mahasiswa. “Ini sangat kita nantikan. Kami betul-betul terharu. Ide dan gagasan mahasiswa ini luar biasa. Komitmen yang sudah disampaikan adalah langkah awal yang sangat baik, dan kita dukung agar komitmen tersebut bisa terwujud sesuai yang diharapkan. Apalagi kita tahu jaman sekarang ini, tindak-tindak kekerasa seksual bisa terjadi dimana saja, bahkan di dalam rumah sendiri. Kewaspadaan sangat diperlukan, karena itu komitmen mahasiswa ini bisa jadi langkah awal yang baik,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dra. Massyuryati, narasumber yang juga Komisioner Bawaslu Sumsel. “Mahasiswa harus berani tetapi juga harus waspada. Jangan mudah terlena dan jaga diri masing-masing. Ancaman itu bisa ada dimana-mana,” ujarnya.

Sementara itu Prof Dr. Abdul Hadi, M.Ag, Wakil Rektor II juga narasumber menyambut baik gagasan ini. Harus dimulai dari sekarang dan dari diri  sendiri, karena mahasiswa adalah generasi yang mudah terpengaruh. “Tunjukkan bahwa mahasiswa itu mampu dan komitmen adalah titik awalnya,” tegas dosen Fakultas Syariah ini.




Post Comment